Pelanggan Yang Terhormat, seluruh aktivitas CENTRAL ELECTRONICS di pertokoan JAYA PLAZA dan di Head Office, Ruko Jl. Terusan Jakarta no. 30G Bandung sudah kembali seperti biasa.

Dear Customer, CENTRAL ELECTRONICS menyediakan layanan delivery order via kurir berikut:


DI-CM Serial Relay 4

DI-CM Serial Relay 4
Spesifikasi:

  • Menggunakan 4 buah relay HKE HRS4H-S-DC5V
    • Tipe relay adalah SPDT (Single Pole Double Throw): 1 COMMON, 1 NC (Normally Close), dan 1 NO (Normally Open).
    • Memiliki daya tahan sampai dengan 10A.
  • Menggunakan modul pengendali yang dapat langsung dihubungkan pada PORT dengan format tegangan RS232 seperti serial PORT-COM komputer.
  • Menggunakan rangkaian penggerak (driver) relay dengan level tegangan TTL dan dioda pengaman, sehingga tidak akan merusak PORT komputer atau perangkat elektronik penggeraknya.
  • Menggunakan memori non-volatile, sehingga posisi relay tetap pada posisi terakhir, walaupun pada saat bekerja secara tiba-tiba aliran listrik ke modul dipadamkan.
  • Tiap modul memiliki alamat yang dapat diubah menjadi alamat unik, sehingga dapat di-paralel-kan sampai dengan 250 modul (jumlah tergantung dari kabel instalasi dan karakteristik IC komunikasi yang digunakan).
  • Pengendalian yang mudah, menggunakan format serial dengan kecepatan 9600 BPS dan hanya dua data ASCII: data pertama adalah alamat, sedangkan data kedua adalah aktivasi relay.

Aplikasi:

Sebagai electronic-switch yang dapat digunakan untuk mengendalikan ON/OFF peralatan listrik berdaya besar.

Petunjuk Penggunaan:

  1. Hubungkan DI-CM Serial Relay 4 pada serial PORT COM (DB-9) komputer atau perangkat elektronik yang memiliki fitur serial yang sama dengan PORT COM.
  2. Gunakan program tertentu yang dapat digunakan sebagai program komunikasi seperti Hyperterminal dan set port-nya sesuai dengan yang terdeteksi di Device Manager dengan Baud Rate 9600 BPS (pada CD tersedia program “Hercules Serial Communication”).
  3. Ketik dua karakter untuk mengendalikan DI-CM Serial Relay 4 seperti pada Tabel 1 dan Tabel 2. Contoh: “0F”, hasilnya seluruh relay akan aktif (alamat = ’0′, posisi relay = ‘F’).