Pelanggan Yang Terhormat, seluruh aktivitas CENTRAL ELECTRONICS di pertokoan JAYA PLAZA dan di Head Office, Ruko Jl. Terusan Jakarta no. 30G Bandung sudah kembali seperti biasa.

Dear Customer, CENTRAL ELECTRONICS menyediakan layanan delivery order via kurir berikut:


DI-REV1 [di-ay-ref-wan] / (DI-Rotary Encoder Versi #1)

DI-REV1 [di-ay-ref-wan] / (DI-Rotary Encoder Versi #1)
Spesifikasi:

  • Terdiri dari dua bagian utama:
    1. Piringan derajat dengan 36 lubang pada kelilingnya dengan sudut antara dua lubang yang berdampingan terhadap titik tengahnya adalah 10o.
    2. Rangkaian sensor pembaca putaran yang menggunakan optocoupler tipe celah sebagai sensor pembaca perubahan posisi lubang piringan derajat.
  • Tegangan-tegangan operasi:
    • Sumber (VCC): 3,5 – 5,5V
    • Logika output ‘0’: 0 – 0,5V
    • Logika output ‘1’: 3 – 5V (VCC – 0,5V)
  • Logika output:
    • 0: Saat celah sensor terhalang
    • 1: Saat celah sensor tanpa-halangan
  • Kecepatan baca sensor:
    • Kondisi logika toggle (0/1): 1500Hz
    • Rotasi dengan 36 lubang: 2500RPM

    • Dimensi:
      • Rangkaian Sensor: 13,91mm(X) x 32,41(Y) x 1,9mm(Z)
      • Piringan Derajat: 42,64mm(Ø) x 1,9mm(Z)
    • Keterangan Fungsi Pin Rangkaian Sensor:

    Tabel 1. Fungsi Pin Rangkaian Sensor DI-REV1.

    GND Sumber tegangan bawah / negatif / ground
    VCC Sumber tegangan atas / positif.
    Vout Data keluaran rangkaian sensor

    Aplikasi:

    • Penghitung rotasi:
      • Putaran motor
      • Mekanik (seperti roda, roda gigi, dan kincir)

    Petunjuk Penggunaan:

    1. Pasang piringan derajat pada objek yang akan dihitung rotasinya. Pastikan piringan derajat terpasang dengan baik, kuat dan lurus.
    2. Letakkan rangkaian sensor pembaca pada posisi dengan piringan derajat tepat berada di antara celah sensor optocoupler.
    3. Beri sumber tegangan (lihat Spesifikasi dan Tabel 1).
    4. Hubungkan Vout pada sistem pencacah pulsa seperti mikrokontroler.
    5. Sistem Anda telah siap untuk menghitung rotasi.

    Seulas Teori:

    • Optocoupler adalah komponen elektronik yang terdiri dari dua komponen penyusun:
      1. LED-IR, yaitu LED yang memancarkan cahaya inframerah yang panjang gelombangnya tak tampak oleh mata manusia.
      2. Phototransistor, yaitu transistor yang penyulut-basisnya adalah cahaya inframerah.
    • Rangkaian penggerak (driver) optocoupler haruslah terdiri dari dua bagian:
      1. Sumber tegangan untuk menyalakan LED-IR.
      2. Rangkaian pengkondisi sinyal untuk membaca data keluaran dari phototransistor.